Kamis, 14 Februari 2013

sejarah valentines day

10 February 2006


Sejarah Valentine's Day

Sebenarnya ada banyak versi yang tersebar berkenaan dengan asal-usul dari Valentine's Day, namun pada umumnya kebanyakan orang mengetahui tentang peristiwa sejarah yang dimulai ketika dahulu kala bangsa Romawi memperingati suatu hari besar setiap tanggal 15 Februari yang dinamakan Lupercalia. Peringatan hari besar ini dirayakan untuk menghormati Juno (Tuhan Wanita) dan Perkawinan, serta Pah (Tuhan dari Alam). pada saat itu digambarkan orang-orang muda (laki-laki dan wanita) memilih pasangannya secara diundi, kemudian mereka bertukar hadiah sebagai pernyataan cinta kasih. Dengan diikuti berbagai macam pesta dan hura-hura bersama pasangannya masing-masing.

Namun untuk lebih jelas dan terperinci mari kita lihat kutipan dari beberapa sumber sejarah yang dapat dipercaya. The World Book Encyclopedia (1998) melukiskan banyaknya versi mengenai Valentine’s Day : “Some trace it to an ancient Roman festival called Lupercalia. Other experts connect the event with one or more saints of the early Christian church. Still others link it with an old English belief that birds choose their mates on February 14. Valentine's Day probably came from a combination of all three of those sources--plus the belief that spring is a time for lovers.” kutipan lainnya menjelaskan "The origins of Valentine's Day trace back to the ancient Roman celebration of Lupercalia. Held on February 15, Lupercalia honored the gods Lupercus and Faunus, as well as the legendary founders of Rome, Romulus and Remus. In addition to a bountiful feast, Lupercalia festivities are purported to have included the pairing of young women and men. Men would draw women's names from a box, and each couple would be paired until next year's celebration. While this pairing of couples set the tone for today's holiday, it wasn't called "Valentine's Day" until a priest named Valentine came along. Valentine, a romantic at heart, disobeyed Emperor Claudius II's decree that soldiers remain bachelors. Claudius handed down this decree believing that soldiers would be distracted and unable to concentrate on fighting if they were married or engaged. Valentine defied the emperor and secretly performed marriage ceremonies. As a result of his defiance, Valentine was put to death on February 14. After Valentine's death, he was named a saint. As Christianity spread through Rome, the priests moved Lupercalia from February 15 to February 14 and renamed it St. Valentine's Day to honor Saint Valentine. What's Cupid Got to Do with It? According to Roman mythology, Cupid was the son of Venus, the goddess of love and beauty. Cupid was known to cause people to fall in love by shooting them with his magical arrows. But Cupid didn't just cause others to fall in love - he himself fell deeply in love. As legend has it, Cupid fell in love with a mortal maiden named Psyche. Cupid married Psyche, but Venus, jealous of Psyche's beauty, forbade her daughter-in-law to look at Cupid. Psyche, of course, couldn't resist temptation and sneaked a peek at her handsome husband. As punishment, Venus demanded that she perform three hard tasks, the last of which caused Psyche's death. Cupid brought Psyche back to life and the gods, moved by their love, granted Pysche immortality. Cupid thus represents the heart and Psyche the (struggles of the) human soul."
Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno (13-18 Februari). Dua hari pertama, dipersembahkan untuk dewi cinta (queen of feverish love) Juno Februata. Pada hari ini, para pemuda mengundi nama–nama gadis di dalam kotak. Lalu setiap pemuda mengambil nama secara acak dan gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannya selama setahun untuk senang-senang dan obyek hiburan. Pada 15 Februari, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan srigala. Selama upacara ini, kaum muda melecut orang dengan kulit binatang dan wanita berebut untuk dilecut karena anggapan lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.

Ketika agama Kristen Katolik menjadi agama negara di Roma, penguasa Romawi dan para tokoh agama katolik Roma mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara pendukungnya adalah Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I (lihat: The Encyclopedia Britannica, sub judul: Christianity). Agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St.Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari (lihat: The World Book Encyclopedia 1998). The Catholic Encyclopedia Vol. XV sub judul St. Valentine menuliskan ada 3 nama Valentine yang mati pada 14 Februari, seorang di antaranya dilukiskan sebagai yang mati pada masa Romawi. Namun demikian tidak pernah ada penjelasan siapa “St. Valentine” termaksud, juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda. Menurut versi pertama, Kaisar Claudius II memerintahkan menangkap dan memenjarakan St. Valentine karena menyatakan tuhannya adalah Isa Al-Masih dan menolak menyembah tuhan-tuhan orang Romawi. Orang-orang yang mendambakan doa St.Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya.

Versi kedua menceritakan bahwa Kaisar Claudius II menganggap tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat dalam medan peperangan dari pada orang yang menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda untuk menikah, namun St.Valentine melanggarnya dan diam-diam menikahkan banyak pemuda sehingga iapun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M (lihat: The World Book Encyclopedia, 1998). Kebiasaan mengirim kartu Valentine itu sendiri tidak ada kaitan langsung dengan St. Valentine. Pada 1415 M ketika the Duke of Orleans dipenjara di Tower of London, pada perayaan hari gereja mengenang St.Valentine 14 Februari, ia mengirim puisi kepada istrinya di Perancis. Kemudian Geoffrey Chaucer, penyair Inggris mengkaitkannya dengan musim kawin burung dalam puisinya (lihat: The Encyclopedia Britannica, Vol.12 hal.242 , The World Book Encyclopedia, 1998).

Lalu bagaimana dengan ucapan “Be My Valentine?” Ken Sweiger dalam artikel “Should Biblical Christians Observe It?” (www.korrnet.org) mengatakan kata “Valentine” berasal dari Latin yang berarti : “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa”. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Maka disadari atau tidak, -tulis Ken Sweiger- jika kita meminta orang menjadi “to be my Valentine”, hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan (karena memintanya menjadi “Sang Maha Kuasa”) dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod “the hunter” dewa Matahari. Disebut tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri! Namun dari berbagai versi legenda tadi sejarah yang paling diterima oleh berbagai sumber publikasi sejarah adalah sebagai berikut:
>> NB: Dikutip dari berbagai sumber.<<




HUKUM MENYAMBUT HARI VALENTINE

by I ♥ PAHANG on Tuesday, 8 February 2011 at 22:27 ·
Gambar Hiasan


Tarikh 14hb Februari merupakan hari yang dianggap keramat oleh pasangan-pasangan yang sedang berkasih. Hari yang dikenali sebagai Valentine’s Day atau Hari Memperingati Kekasih dianggap sebagai satu masa untuk mengisytiharkan ketulusan cinta kepada pasangan masing-masing. Maka pada 14hb Februari pasangan-pasangan kekasih ini akan memakai pakaian-pakaian yang terbaik dan sebaiknya hendaklah ia berwarna merah, bertukar-tukar hadiah dan seeloknya adalah bunga ros berwarna merah. Pasangan-pasangan kekasih ini juga akan bercanda di merata-rata tempat sehingga terjadilah adengan-adengan maksiat yang bertentangan dengan syarak demi untuk membuktikan kasih dan sayang mereka yang tidak ternilai harganya. Saban tahun juga para ulamak mengingatkan kepada umat Islam agar menghindari menyambut Hari Valentine ini namun ianya seperti menuang air ke daun keladi. Oleh itu begitu pentingnya untuk mengupas sejarah sambutan Hari Valentine ini agar ianya dapat menyedarkan muda-mudi kita yang hanyut di lautan cinta bahawa ianya adalah sambutan yang berkaitan dengan agama Rom Kuno dan juga Kristian. Hari Valentine tidak ada kena-mengena dengan umat Islam malah hukum menyambutnya adalah haram.

SEJARAH SAMBUTAN HARI VALENTINE

Bila kita membicarakan tentang sejarah sambutan Hari Valentine maka kita akan dapati bahawa terdapat 4 pendapat berkaitan dengannya.

► Pendapat pertama
Mengaitkannya dengan pesta sambutan kaum Rom kuno sebelum kedatangan agama Kristian yang dinamakan Lupercalia. Lupercalia merupakan upacara penyucian diri yang berlangsung dari 13hb hingga 18hb Februari. Dua hari pertama mereka menyembah dewi cinta bagi kaum Rom kuno yang bernama Juno Februata. Pada hari ini para pemuda Rom memilih nama-nama gadis-gadis yang menjadi pilihan mereka lalu dimasukkan ke dalam sebuah kotak. Setiap pemuda tersebut kemudiannya akan mencabut nama tersebut dari dalam kotak itu secara rawak. Nama gadis yang tertera di dalam kertas tersebut akan menjadi pasangan yang akan menjadi objek hiburan seksnya selama setahun. Pada 15 Februari, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan serigala. Pada hari ini mereka akan menyembelih seekor anjing dan kambing. Kemudian mereka akan memilih 2 pemuda Rom yang dianggap paling gagah untuk menyapukan darah binatang tersebut ke badan mereka lalu mencucinya pula dengan susu. Setelah itu akan di adakan perarakan besar-besaran yang diketuai 2 pemuda tersebut dan mereka berdua akan memukul orang ramai yang berada di laluan mereka dengan kulit binatang dan para wanita akan berebut-rebut untuk menerima pukulan tersebut kerana mereka beranggapan ianya akan menambahkan kesuburan mereka.

► Pendapat kedua
Mengaitkannya dengan kematian paderi St. Valentine ketika pemerintahan Raja Rom yang bernama Claudius II. Terdapat 2 versi cerita berkaitan dengan St. Valentine ini.

● Versi Pertama
Pada masa pemerintahan Claudius II, kerajaan Rom yang menyembah dewa-dewi amat memusuhi penganut agama Kristian dan para mubaligh Kristian telah dipenjara serta disiksa. St. Valentine sebagai seorang yang tegar menganut agama Kristian dan aktif menyebarkan ajaran tersebut turut dipenjarakan oleh Cladius II. Dikhabarkan St. Valentine walaupun dipenjarakan, beliau tetap mengajar dan menyebarkan agama tersebut di kalangan banduan-banduan penjara di samping membantu tawanan-tawanan penjara meloloskan diri dari penjara. Kegiatan ini telah diketahui oleh Cladius II dan beliau memerintahkan St. Valentine diseksa dan akhirnya dihukum bunuh pada 14 Februari. Pengorban yang dilakukan oleh St Valentine ini dianggap oleh penganut Kristian sebagai satu pengorbanan yang besar demi kecintaan beliau terhadap agamanya. Malah St. Valentine disamakan dengan Jesus yang dianggap oleh penganut Kristian mati kerana menebus dosa yang dilakukan oleh kaumnya. Dikatakan juga bahawa ketika di dalam penjara, beliau telah jatuh cinta dengan anak salah seorang pegawai penjara dan di akhir hayatnya sebelum dibunuh, beliau sempat menulis sepucuk surat cinta kepada gadis tersebut yang bertandatangan ‘From your Valentine’ (Daripada Valentinemu). Maka orang-orang Kristian mengambil sempena 14 Februari itu untuk meraikan hari kasih sayang demi memperingati hari kematian paderi mereka St. Valentine.

● Versi Ke-dua
Claudius II beranggapan bahawa anggota tentera yang muda dan masih bujang adalah lebih tabah dan kuat ketika berada di medan peperangan berbanding dengan mereka yang telah berkahwin. Justeru itu Cladius II menghalang para pemuda dari berkahwin. Namun demikian St.Valentine menentangnya dengan keras dan beliau telah melakukan upacara pernikahan terhadap para pemuda-pemuda Rom secara sulit. Aktiviti St. Valentine ini akhirnya dapat diketahui oleh Cladius II lalu beliau mengarahkan St. Valentine ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M.

► Pendapat Ke-tiga
Ia dirayakan sempena kejatuhan Kerajaan Islam Andalusia di Sepanyol. St. Valentine merupakan individu yang telah memainkan peranan penting dalam usaha menjatuhkan kerajaan Islam pada masa itu. Disebabkan sumbangan beliau itu, St. Valentine dianggap sebagai kekasih rakyat. 14 Februari 1492 merupakan tarikh kejatuhan Islam di Sepanyol dan dianggap pada hari itu hari kasih sayang kerana mereka menganggap Islam adalah agama yang zalim.

► Pendapat Ke-empat
Menyatakan sambutan hari Valentine ini bersempena dengan sifat burung yang musim mengawan burung yang jatuh pada 14hb Februari. Ini merupakan pendapat tradisi orang Inggeris.
Disini kita dapat melihat dengan jelas bahawa asal-usul sambutan Hari Valentine ini tidak ada hubung-kaitnya dengan budaya serta agama bagi umat Islam.



Hukum Menyambut Hari Valentine

Sebagaimana yang telah termaktub di dalam al-Qur’an dan al-Sunnah dan disepakati oleh generasi awal umat Islam hari kebesaran bagi umat Islam yang mana disyariatkan bagi kita menyambutnya hanyalah Hari Raya Aidilfitri dan Aidiladha. Ini sebagaimana yang firman Allah S.W.T.:

Bagi tiap-tiap umat, Kami adakan satu syariat yang tertentu untuk mereka ikuti dan jalankan, maka janganlah ahli-ahli syariat yang lain membantahmu dalam urusan syariatmu; dan serulah (wahai Muhammad) umat manusia kepada agama Tuhanmu, kerana sesungguhnya engkau adalah berada di atas jalan yang lurus. – al-Hajj : 67

Anas bin Malik r.a berkata: Nabi s.a.w pernah datang ke Madinah sedangkan penduduknya memiliki dua hari raya. Pada kedua-duanya mereka bermain-main (bergembira) di masa jahiliah. Lalu baginda bersabda: “Sesungguhnya Allah telah menggantikan kedua-duanya bagi kamu semua dengan dua hari yang lebih baik, iaitu hari raya Aidiladha dan Aidilfitri.” - Hadis riwayat al-Nasaai, no: 959.

Oleh itu hendaklah umat Islam hanya membataskan diri dengan menyambut hari-hari perayaan yang diiktiraf oleh Allah dan Rasul-Nya khusus untuk umat Islam. Setelah berakhir zaman Salafussoleh iaitu 3 kurun terbaik bagi umat Islam, pelbagai hari perayaan telah ditambah ke dalam kalendar umat Islam seperti Mawlid al-Rasul, Israk Mikraj, Maal Hijrah, Nuzul al-Qur’an dan lain-lain lagi. Namun demikian apa yang mendukacitakan adalah umat Islam pada zaman kini telah mula merayakan hari-hari perayaan yang langsung tidak berkaitan dengan umat Islam malah ianya berasal dari budaya serta agama golongan yang ingkar kepada perintah Allah S.W.T. seperti sambutan Tahun Baru Masehi, Hari Halloween dan juga Hari Valentine yang sedang kita perbincangkan ini.
Terdapat larangan daripada baginda s.a.w. untuk meniru budaya orang bukan Islam dan bagi mereka yang meniru budaya seperti ini ditakuti mereka akan tergolong bersama dalam golongan tersebut. Sabdanya: Barangsiapa menyerupai satu kaum, maka dia termasuk golongan mereka. - Hadis riwayat Imam Abu Dawud, hadis no: 3512.

Tambahan pula sambutan Hari Valentine ini merupakan satu upacara yang berhubung-kait dengan agama Rom Kuno dan juga Kristian. Justeru itu bagi mereka yang menyambut hari tersebut ditakuti dia tergolong dalam ke dua golongan tersebut sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah s.a.w. di atas. Apabila seseorang itu merayakannya bermaksud untuk mengenang kembali peristiwa kematian St. Valentine maka tidak disangsikan lagi bahawa perbuatan tersebut boleh menyebabkan pelakunya terkeluar dari agama Islam. Apabila dia tidak bermaksud sedemikian dan menyambut Hari Valentine sekadar untuk bersuka-ria maka dia sebenarnya telah melakukan suatu kemungkaran yang besar kerana sambutan hari tersebut menyerupai perbuatan golongan yang durhaka kepada Allah S.W.T.. Tambahan pula sambutan Hari Valentine ini turut diikuti dengan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan syarak seperti pergaulan bebas diantara lelaki dan perempuan, membuang masa dengan berpeleseran ke tempat-tempat yang tak tentu hala malah mencurigakan dan membazir wang dengan memberi hadiah yang mahal-mahal. Tentang hukum menyambut Hari Valentine, Syaikh al-‘Utsaimin berkata: “Maka bila dalam merayakan Hari Valentine tersebut bermaksud untuk mengenangkan kembali St. Valentine, maka tidak diragukan bahawa orang itu telah kafir. Dan jika tidak bermaksud begitu namun sekadar ikut-ikutan kepada orang lain, maka orang itu telah melaksanakan dosa besar.”

Tidak dapat dinafikan pergaulan bebas ketika sambutan Hari Valentine ini membuka pintu perzinaan sedangkan Allah s.w.t. memerintahkan kita untuk menutup segala ruang yang boleh menyebabkan terjadinya perzinaan.
Firman-Nya: Dan janganlah kamu menghampiri zina, sesungguhnya zina itu adalah satu perbuatan yang keji dan satu jalan yang jahat (yang membawa kerosakan). – al-Israa’ : 32

Sebagaimana yang pernah dilaporkan Pengasas Pusat Kebahagiaan Wanita dan Remaja (Kewaja), Yahaya Mohamed Yusof (dalam akhbar Utusan Malaysia pada 10 Februari 2007), beliau menegaskan bahawa kes remaja hamil anak luar nikah meningkat pada akhir Februari dan awal Mac. Beliau berkata: “Sebahagian besar remaja yang ditempatkan di Kewaja mengadu mereka lupa diri ketika menyambut Hari Memperingati Kekasih atau Valentine’s Day. Mereka keluar berpasangan dan berpesta sehingga larut malam, kemudian mengambil pil khayal hingga tidak sedar terlanjur lalu hamil.”

Harus kita ingat bahawa golongan yang memusuhi Islam, akan sentiasa berusaha menanamkan benih-benih kesesatan dalam jiwa umat Islam supaya mereka jauh dari jalan yang lurus lagi diredhai Allah S.W.T..
Firman-Nya: Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak sekali-kali akan bersetuju atau suka kepadamu (wahai Muhammad) sehingga engkau menurut agama mereka (yang telah terpesong itu). Katakanlah (kepada mereka): "Sesungguhnya petunjuk Allah (agama Islam itulah petunjuk yang benar)". –Al-Baqarah (2) : 120

Oleh itu mereka mempopularkan sambutan Hari Valentine ini di negara-negara Islam dan menampakkan sambutannya sebagai satu perkara yang begitu romantis serta indah bagi pasangan-pasangan yang ingin membuktikan perasaan cinta mereka. Inilah sebenarnya sikap syaitan yang sentiasa berusaha untuk menyadur perbuatan maksiat agar kelihatan seperti satu perkara yang baik dan diamalkan oleh manusia tanpa rasa berdosa.
Firman-Nya Iblis berkata: " Wahai Tuhanku! Kerana Engkau telah menjadikan daku sesat, (maka) demi sesungguhnya aku akan memperelokkan segala jenis maksiat kepada Adam dan zuriatnya di dunia ini, dan aku akan menyesatkan mereka semuanya Kecuali di antara zuriat-zuriat Adam itu hamba-hambaMu yang dibersihkan dari sebarang syirik". – al-Hijr (15) : 39-40

Bersandarkan kepada hujah-hujah di atas maka para ulamak telah merumuskan bahawa sambutan Hari Valentine adalah diharamkan bagi seluruh umat Islam.“Bahawa amalan merayakan Valentine’s Day tidak pernah dianjurkan oleh Islam. Roh perayaan tersebut mempunyai unsur-unsur Kristian dan amalannya yang bercampur dengan perbuatan maksiat adalah bercanggah dan dilarang oleh Islam. Oleh itu amalan meraikan Hari Kekasih tidak digalakkan oleh agama Islam”.

Justeru itu hendaklah pihak berwajib mengambil tindakan sewajarnya untuk menghalang budaya golongan yang ingkar kepada Allah ini dari diamalkan oleh umat Islam di Malaysia. Media Massa sepatutnya dihalang dari memasyhurkan sambutan Hari Valentine ini kepada umat Islam. Sebagai gantian media massa perlu digunakan untuk menyebarkan fatwa-fatwa para ulamak yang mengharamkan sambutan Hari Valentine.

[credits to Minda Akob]

Selasa, 12 Februari 2013

Peribahasa

Alfabet A

"Ada asap ada api."
Where there is smoke, there is fire.
Meaning: There's a cause for everything.

"Ada gula ada semut."
Where there is sugar, there are ants.
Meaning: People tend to be attracted to what most benefits them

"Ada udang di balik batu."
There is a shrimp behind the stone
Meaning: There is a hidden motive behind an act

"Air beriak tanda tak dalam."
Shallow water has ripples.
Meaning: Overly boisterous/ loud-mouthed people often don't know much. To be "all talk".

"Air cucuran jatuhnya ke pelimbahan juga."
Water dripping from the roof will eventually go to the reservoir.
Meaning similar to "Like father like son" or "An apple never falls far from the tree"

"Air dicincang tak putus."
Water minced will not separate.
Meaning: Like the seaweed that clings together after each passing boat separates them, so too a family will come together with the passing of each crisis.
See also: "Biduk lalu kiambang bertaut."

"Air susu dibalas dengan air tuba."
Milk is repaid with poison
Meaning: A good deed that is repaid by a bad deed

"Air tenang menghanyutkan."
Still water runs deep.
Meaning: Never underestimate a quiet person, for he may have qualities that belie his quiet nature.

"Air tenang jangan disangka tiada buaya"
Never think that still water doesn't have crocodiles.
Meaning: Never take for granted a peaceful outlook since danger may lurk beneath.

"Anak dipangku dilepaskan, beruk di rimba disusukan."
A child in the lap is let go, a monkey from the forest is nursed instead.
Meaning: Changing priorities.

"Ala bisa karena biasa."
Practise makes perfect.
Meaning: If we practice enough, we can do really well.

"Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu."
The dogs are barking, the caravan moves on
Meaning: Useless protest, criticism or sarcasm.

"Asam di gunung, garam di laut bertemu dalam satu belanga."
Tamarind in the mountain, salt in the sea meet in the one pot.
Tamarind and salt are two of the most important and frequently used spices in Indonesia.
Meaning: Even things that are far apart can meet as one. Usually used to settle differences between two rivalries or to express a relationship from two very different entities. Or, in the context of match-making, even two persons of different backgrounds / from.

Berdiang di abu angin
Mengharapkan pertolongan kepada yang lemah

Kalah jadi abu menang jadi arang
Yang kalah dan yang menang sama-sama rugi, sama-sama rusak

Seperti abu diatas tunggul
Kedudukan yang tidak kuat

Sudah jadi abu arang
Telah rusak sama sekali (tidak dapat diperbaiki)

Telentang sama makan abu, tertelungkup sama makan tanah
Sama-sama setia dalam suka dan duka, seia sekata

Terpegang di abu hangat
Orang yang kecewa dalam suatu pekerjaan, baru saja dimulai sudah mendapatkan kesusahan .






Alfabet B

"Bagai air di daun talas."
Like water on a taro leaf.
Talas leaves have a thin waxy layer and therefore are quite waterproof.
Meaning: Two different things/people that do not get along.
Sometimes used for a person who does not have a firm conviction.

"Bagai aur dengan tebing "
Like bamboo and the river bank
Meaning: Each is dependent of the other for mutual survival.
See also: "Bagai kuku dengan isi".

"Bagai kerakap di atas batu, hidup segan mati tak mau."
Like a kerakap leaf on a rock, unwilling to live, unwilling to die.
Kerakap is the wide leaf of sirih tree and is extraordinarily resilient and long lasting. However, as with other leaves, once plucked from the tree, it is bound to die.
Meaning: Fighting a losing battle.

"Bagai kuku dengan isi."
Like a fingernail and the flesh beneath.
Meaning: Each is dependent on the other for mutual survival.
See also: "Bagai aur dengan tebing".

"Bagai makan buah simalakama."
As if eating Simalakama fruit.
The story goes that if one is presented with the fruit of Simalakama and eats it, his father would die, if not, mother would die instead.
Meaning: In a no-win situation where all the possible solutions have a terrible or undesirable outcome.

"Bagai mendapat durian runtuh."
Like obtaining a fallen durian.
Meaning: When a durian tree's fruit is ripe, many of the durians will fall to the ground. This proverb refers to someone who has suddenly gained much wealth/ good fortune.

"Bagai menatang minyak yang penuh."
Like carrying a cupful of oil.
Meaning: A person who is extremely cautious in doing something. Often used to describe one's love for a child.

"Bagai pungguk merindukan bulan."
Like an owl craving for the moon.
Meaning: To wish for something impossible.

"Bagai telur diujung tanduk."
Like an egg on the tip of a horn.
Meaning: In a very difficult/ tricky situation. The egg will soon fall and break.

"Bagaikan air dengan minyak."
Like water and oil.
Meaning: Opposite/ clash; do not go well together.

"Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian."
Paddle to the mouth of the river, swim down to the edge. Go through pain or hardship first, then experience fun and happiness."
Often, both couplet are cited. Sometimes just the first couplet. Rafting up the stream signifies arduous effort, swimming (downhill) is the fun and easy part.
Meaning: No pain, no gain.

"Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing."
Heavy, we carry together, light, we carry together.
Meaning: Collaboration, sharing of burden irrespective of the weight (through thick and thin).

"Bermain air basah, bermain api hangus."
Playing with water, wet. Playing with fire, burned.
Meaning: Every action has its consequences.

"Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian."
The second couplet of "Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian."
Meaning: No pain no gain.

"Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh."
United we stand, divided we fall

"Besar pasak dari pada tiang."
The peg is greater than the stake
In camping, pegs for the camp should be smaller than the stakes. It would be a waste if we make the pegs greater than the stakes.
Meaning: Expense is bigger than income.

"Biduk lalu kiambang bertaut."
Hull gets past seaweed gets together again.
Meaning: Like the seaweed that clings to each other after each passing boat separates them, so too a family will come together with the passing of each crisis.
See also: "Air dicincang tak putus"

"Buruk muka cermin dibelah."
Ugly face, the mirror is split.
Meaning: Blaming the wrong reason/cause or creating a scapegoat.

Badai pasti berlalu
Kesulitan hidup pasti akan berkurang dan akhirnya akan hilang

Badai makan anak
Ayah membuang anak karena takut kebesarannya akan hilang .
:::




Alfabet C


"Cacing hendak jadi naga"
A worm want to be dragon
Mean : Contemptible man dream like a great man

"Carik-carik bulu ayam, lama-lama bercantum juga"
Perselisihan antar saudara akan berakhir dengan perdamaian

"Cempedak berbuah nangka"
Memperoleh lebih dari yang diharapkan




Alfabet D

"Dimana ada kemauan, di situ ada jalan."
Where there is a will, there is a way

"Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung."
Wherever ground is stood on, the sky is hold high
Meaning: Wherever we live, we must observe the local custom.

"Dimana tak da lang, aku lah lang, kata belalang."
Where there are no eagles, I am the one, said the grasshopper.
Here's a rhyming play in the proverb. The first and second "lang" are Eagle = Elang, which rhymes with Grasshopper = Belalang.
Meaning: Where's no top dogs, underdogs will be seen as one.

"Duduk sama rendah, tegak sama tinggi."
Sitting the same low, standing the same height
Meaning: Equality, emancipation.

"Dunia tak selebar daun kelor."
The world isn't as wide as kelor leaves.
Meaning: The opposite of It's A Small World.
Usually to comfort a broken heart, suggesting "Hey, there are still plenty of girls/guys out there."
.
Belah dada lihatlah hati
Bermaksud untuk mengatakan yang sebenarnya

Seluas dada tuma
Terlalu sempit

Tiba di dada dibusungkan, tiba diperut dikempiskan
Mendapat perlakuan tidak adil Tepuk dada tanya selera Berfikir sebelum mengambil keputusan .




Alfabet G

"Gajah bertarung lawan gajah, pelanduk mati di tengah-tengah."
Elephants wage war against elephants, deers die in the midst
Meaning: When prominent persons fights, commoners would suffer.

"Gajah di pelupuk mata tak tampak, semut diseberang lautan tampak."
An elephant on the eyelid can't be seen, but an ant on the other side of the sea can.
Meaning: An egoistic person can't realize his/her own mistakes, but can always find mistakes of others

"Gajah mati meninggalkan gadingnya, macan mati meninggalkan belangnya, manusia mati meninggalkan namanya."
An elephant dies leaves its tusk, a tiger dies leaves its stripes, a person dies leaves his/her name.
Meaning: Someone will be remembered by his/her accolades.

"Gugur satu, tumbuh seribu."
One fallen, thousands blossoming.
Meaning: Suggesting optimistic nature on facing struggle, the same as: "there still plenty of fish in the sea".

"Guru kencing berdiri, murid kencing berlari."
The teacher urinates while standing, the pupil urinates while running.
Meaning: A junior will always mimic/do what the senior does



Alfabet H

"Habis manis sepah dibuang."
Literally: Habis = Finished, Manis = Sweet, Sepah = Tasteless, Dibuang = Thrown away.
Illustrated when someone is enjoying sugar canes: After the sweet part is finished and becomes tasteless, the cane is thrown away.
Meaning: We only call our friends if we need help, and we don't help our friends in need (egoistic act)

"Hati gajah sama dilapah, hati tungau sama dicecah"
Translation: An elephant is still an elephant when flayed; a flea is still a flea if you proke at it.
Meaning: You get what you get - if you get a lot of something, then you have a lot, if you get a small amount of something, you only have a small amount.



Alfabet I

"Ingin hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai."
Translation: The will of the heart is to hug the mountain, but the arm is not long enough.
Meaning: This proverb is often used to illustrate a person who does not have enough resources to do/accomplish his goal/wish.

"Isi lemak dapat ke orang, tulang bulu tinggal kita"
Mendapat kesusahan, sementara orang lain dapat senangnya

"Ijuk tak bersagar, lurah tak berbatu"
Tidak mempunyai saudara yang disegani orang

"Ikan sekambu rusak oleh ikan seekor"
Karena kesalahan seseorang, orang banyak menanggung akibatnya



Alfabet J

"Jadilah kumbang, hidup sekali di taman bunga, jangan jadi lalat, hidup sekali di bukit sampah."
Be a bee, lived once in a flowery garden, not a fly, lived once in heaps of garbage.
Meaning: Try to be well and useful life.

"Jadilah orang pandai bagai padi yang merunduk."
Be a smart man, like drooping paddy.
Paddy droops more as it matures since its kernel is getting heavier.
Meaning: To be a smart man you need to be humble. Or: A smart man is usually humble. See Tong kosong nyaring bunyinya
.



Alfabet K

"Kacang lupa kulitnya."
Translation: A nut forgets its shell
This proverb is often used to illustrate a person who forgets where he/she come from (e.g. hometown, family, heritage, etc.)

"Kalah jadi abu, menang jadi arang."
Translation: Loser becomes ashes, winner becomes (burnt) coal.
This proverb is often used to illustrate a lose/lose situation, where both winner and loser gain nothing from the conflict.

"Kalau tak ingin terlimbur pasang, jangan berumah di tepi laut."
If you don't want to get flooded, don't build a house next to the sea.

"Kalo di hutan tak ada singa, beruk rabun bisa menjadi raja."
If there were no lion in the jungle, a blind monkey can be king.

"Karena mulut badan binasa."
Because of the mouth the body is destroyed.

"Karena nila setitik, rusak susu sebelanga."
One drop of indigo stains the whole cauldron of milk.
The word "indigo" here means something like ink.
Meaning: one ill behaviour may cause others to forget the kindness we've done.

"Kasih anak sepanjang galah, kasih ibu sepanjang jalan."
The love from a child is as long as a stick, the love from a mother is as long as a road
Meaning: A mother's love is neverending

"Ke gunung sama mendaki, ke lurah sama menurun."
Together we climb the mountain, together we climb down the hill
Meaning: Together in good and bad times

"Keluar mulut harimau, masuk mulut buaya."
Out from the tiger's mouth, into the crocodile's mouth.
Meaning: To describe a person who has just gotten out from a precarious situation just to get into another precarious situation.

"Kemarau setahun dihapuskan hujan sehari."
A year of dry season (summer) is erased by a day of rain
Meaning: A long dispute has been forgoten by love, or sometimes a long time of goodness has been forgotten by one badness.

"Kepala boleh panas, tetapi hati harus tetap dingin."
Head can be heated but heart must stay cool.
Meaning: No matter how stressed or angry we are, we have to solve a problem with rationale.
Meaning: A dispute can only be resolved by discussing the problem openly and coolly.

"Kepala sama hitam, isi hati siapa tahu."
The hair is all colored the same (black in this case), but no one will know the inside of one's heart
Meaning: A different way of thinking in every person

"Kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tahu."
Literally means the turtle in the boat, pretending not to know.
Meaning: People say it to imply that somebody knows more than he or she is letting on




Alfabet L

"Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya."
Different fields have different insect, different ponds have different fish.
Meaning: Different people have different personality.
Meaning: Different background means different thinking.
Meaning: Different culture means different custom.

"Lancar kaji karena diulang, lancar jalan karena ditempuh."
We spell fluently because we keep repeating it. We know the route because we pass it often.
Meaning: Be dilligent in learning.

"Lebih baik satu burung ditangan dari pada sepuluh burung dipohon."
Better one bird in the hand than 10 birds on the tree.
Meaning: Better something than nothing.

"Lempar batu sembunyi tangan."
Throw a stone but hide the hand.
Meaning: Someone who doesn't want to be responsible for his/her doing.

"Luka di kaki, sakit seluruh badan."
A pain in the feet, the whole body feels it.
Meaning: To describe a unity of a society
.


Alfabet M

"Malu bertanya, sesat di jalan."
Embarrassed to ask will result in getting lost.
Meaning: Asking question is the only way to learn

"Mati satu tumbuh seribu."
One dead replaced by one thousand.
Used to describe the undying spirit of a movement (for instance during the struggle for independence)
Also: "Gugur satu tumbuh seribu." The word 'gugur' means similar as 'mati' (die), but it usually relates only with dead leaves (when a leaf dries it will fall from its tree) or somebody who dies in honour, like the heroes. Thus, "Gugur satu tumbuh seribu" sounds more patriotic than "Mati satu tumbuh seribu."

"Memancing di air keruh."
Fishing in a murky water.
Meaning: Taking advantage of a murky/confusing situation.

"Memang lidah tidak bertulang."
The tongue indeed has no bone.
Meaning: To describe, with disgust, a person who has no principle, who kept changing what he/she says, who is a big time liar.

"Menang jadi arang, kalah jadi abu."
Meaning: To describe a no win situation
Same as: Bagai makan buah simalakama.
See: Kalah jadi abu, menang jadi arang

"Mengharap burung terbang tinggi, punai di tangan dilepaskan."
Meaning: Expecting something bigger, and we let go what we already have.
Example: A gamble who gamble away his paycheck expecting to win big but ends up with nothing.

"Mengharapkan hujan turun, air di tempayan ditumpahkan."
Eager for the rain to fall, water already stored is thrown away.
Same as: Mengharap burung terbang tinggi, punai di tangan dilepaskan

"Menuhuk kawan seiring menggunting dalam lipatan."
To punch a comrade, to cut inside a fold.
Meaning: To describe a traitor (or traitorous acts)

"Merdeka atau mati."
Freedom or death.
Meaning: We have to fight for our freedom as long as it takes, and we shall not mind the death following our struggle for independence.
That is a very common motto in Indonesian wars against the Dutch colonialisation, usually written "Merdeka ataoe mati", because at that time, 'u' was still written as 'oe', just like the current 'y' was 'j', the 'j' was 'dj', and the 'c' was 'tj'.





Alfabet N

"Nasi telah menjadi bubur."
The rice has become porridge
Meaning: Describe, usually with regret, something that has already happenned and is irreversible




Alfabet P

"Panas mentari di kepala orang banyak, panas hati dirasa sendiri."
The heat of the sun is felt by everybody, the heat in the heart can only be felt by oneself.
Meaning: There is no point of nurturing a contempt/hate/anger inside us.

"Patah tumbuh hilang berganti."
Whatever broken will grow back, whatever lost will be replaced.
Meaning: There will be a replacement for everything.
Usually is used to describe the undying spirit of a movement (for instance, during the struggle for independence.)
Similar to: Mati satu tumbuh seribu.

"Pikir dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna."
Thinking first is an asset, regret later is useless.
Meaning: Think everything carefully before committing yourself because there is no point for regretting it later.

"Pikir itu pelita hati."
Thought is the light of the heart
Meaning: Think!

"Pucuk dicinta ulam tiba."
Meaning: To get something one silently expects/wishes for.




Alfabet R

"Rajin pangkal pandai."
Meaning: diligence is the beginning of brilliance

"Rumput tetangga selalu lebih hijau."
The neighbour's lawn/grass is always greener.
Meaning: we are never satisfied with our posessions.




Alfabet S

"Sambil menyelam minum air."
Drink water while diving
Meaning: Do two things at one go

"Sedia payung sebelum hujan."
Have an umbrella ready before the rain
Meaning: Always be prepared

"Sejelek-jelek pemimpin pasti punya anak buah, sebaik-baik pemimpin pasti punya musuh."
No matter how bad a leader is he/she will have followers, no matter how good a leader is he/she will have enemies.
Meaning: There is always someone who loves you, and someone who hates you.

"Sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya."
Once a person cheats in an exam, forever people will distrust him.
Meaning: Once you lost the trust of someone, it is almost impossible to gain it back.

"Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui."
One stroke at the paddle, two and three islands have passed.
Meaning: Do multiple tasks at one go.

"Sekali bah, sekali pantai berubah"
Once there is a flood, the beach will change
Meaning: A change of event such as the death of a leader, will lead to other changes.
Same as: Sambil menyelam minum air.

"Sepandai-pandai tupai meloncat, akhirnya jatuh juga."
No matter how good a squirrel can jump, it will fall eventually.
Meaning: No matter how smart a person is, eventually he/she will make a mistake.

"Seperti katak dalam tempurung."
Like a frog trapped inside a coconut shell
Meaning: No experience, narrow minded (but acts as if he knows everything)

"Seperti katak hendak jadi lembu."
The story says of a frog that wants to be as big as a cow by inflating itself. In the end, its body bursts open and the frog dies.
Meaning: Someone who expect to become someone that beyond him.
Meaning: Someone who wish/expect something impossible.
Similar with: Bagai pungguk merindukan bulan

"Seperti pinang dibelah dua."
Like a halved pinang.
Pinang is a tree with very straight up trunk, similar to the palm tree.
Meaning: Like a twin, very similar (in appearance)

"Setajam-tajam pisau, masih lebih tajam lidah."
No matter how sharp a knife is, a tongue is even sharper.
Meaning: Be careful of what you say as it can hurt more (feelings) than a knife

"Setinggi-tingginya bangau terbang, akhirnya ke pelimbahan juga."
No matter how high a crane flies, it will fall into the pit eventually.
Meaning: No matter how successful a person is, he/she will experience some bad things too.

"Sudah jatuh, tertimpa tangga pula."
A person slips, and a ladder falls on him.
Meaning: All the bad things seems to happen at the same time.
To describe a very unlucky person who has been having an unlucky streak.

"Surga di telapak kaki ibu."
Heaven is on the bottom of mother's foot.
Meaning: A person who loves/cares about their mother is doing the best deed.
This is also a reference to the saying of Prophet Mohammad of the same meaning, explaining the position of Mother in Islamic belief.

"Siapa menabur angin, akan menuai badai."
Whoever sows the wind reaps the storm.
Meaning: Your actions all have consequences. You are responsible for the bad consequences of your bad actions.





Alfabet T

"Tak ada gading yang tak retak."
There is no ivory that is not cracked.
Meaning: Nothing is perfect in this world.

"Tak ada rotan, akar pun jadi."
No rattans, roots will do.
Meaning: If you are desperate, you must not be choosy.

"Tak bisa menari dikatakan lantai yang berjungkit."
Cannot dance but blame the floor as uneven.
Meaning: Blaming the wrong reason. Looking for a scapegoat.
Same as: Buruk rupa cermin dibelah.

"Tong kosong nyaring bunyinya."
An empty drum gives loud sound.
Meaning: A person who talks a lot usually is empty inside (of knowledge).

"Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi nakal."
The Older, The Worse
Meaning: Older but instead of getting wiser, one gets naughtier.
.

puisi sori 2

Selalu pikirkan kata2 bertuah yang ada. Karena segala sesuatu yang kau dengar dan kau baca bisa mempengaruhi perilakumu! ~~ J Karena itu: Tetaplah selalu....POSITIVE! Dan yang terpenting: Berlakulah TULI jika orang berkata kepadamu bahwa KAMU tidak bisa menggapai cita-citamu! Selalu berpikirlah: I can do this!






Tiada Arti

I love you
I will always love you
itu yang selalu kau ucapkan padaku.
I love u too
itu jawabanku agar kau tau bahwa aku juga mencintaimu,
tapi ternyata semua itu tak berarti apa”..
Kata itu terucap darimu hanya sebagai gurawan saja, sedangkan aku begitu tulus mengucapkannya.

... Aku terdiam membisu, ku tak tahu kenapa,
Aku menangis tapi tanpa air mata, ku tak tahu kenapa .
Jantungku seakan berhenti berdetak , ku tak tau kenapa,

Dan akhrnya ku sadari ..
Kenapa ku tak bisa brkata, karena semua kata telah ku ucapkan pdamu.
Dan kenapa air mata ini tak mampu keluar, karena airmata ini telah kering dan tak mampu lagi menetes.
Dan kenapa jantungku seakan brhenti berdetak, karena begitu bnyak kepedihan yg kau berikan, sehingga jantungku tak kuat menahan.

Kau pergi jauh..

Begitu jauh…

Hingga ku harus merasakan kelukaan ini sendiri,
kau pergi tanpa kata, pergi meninggalkanku begitu saja hingga sakit yg ku rasa begitu menyiksa .

Mengapa ???
Hanya tanya yg bsa ku ucapkan , begitu bnyak tanya dan tanpa jwaban.
Ku hanya bisa terdiam melihat kau pergi dari hidupku, dan menghembuskan nafas panjang untuk mengungkapkan kekecewaanku.

Ku ingin berlari sekuat yg ku mampu.
Ku ingin teriak sekeras-kerasnya .
Berharap semua rasa kecewaku hilang begitu saja,
tapi ku tau itu akan percuma.
Ku hanya dapat berkata dalam hati “mungkin inilah yg kau inginkan”

aku harus berusaha menerima..
Menerima kenyataan yg ada, walau hanya sakit yg ku rasa ..

Karya : Lha bielha


There is no meaning

I love you
I will always love you
that's what you always say to me.
I love u too
was my reply so you know that I love you too,
but it turns out it did not mean anything "..
The word that came out of you just as a joke only, whereas I say that sincerely.


Asmara yang Retak
Dihatimu ku temukan ketenangan
dihatimu ku temukan kesejukan
di hatimu ku temukan kesejukan
dihatimu ku temukan kebahagiaan

tapi semua hanyalah harapan semu.
Yg semula tak ku bayangkan akan jadi berantakan.
Sering ku termenung mengutuki diriku.
... Bukan perpisahan yg ku tangisi.
Tapi, pertemuanlah yg ku sesali

puisi karya : FenI M.BN



Rasa

Lihat,
aku sudah berbeda
aku sudah berubah
jauh dari aku yang kau kenal
dulu….
Tapi ada apa di sini?
Kenapa hati ini tetap saja
... sama…

Ingat,
aku sudah memutuskan
aku sudah meninggalkan
jauh setelah kau melukai
diriku….
Tapi ada apa di sini?
Hati seolah penasaran dengan
keberadaanmu..
Seakan acuh dan lupa dengan
dusta mu….

Dengarkah keluhku?
Jangan siksa aku dengan
bayangmu,
jangan kau kuasai
ingatanku,
juga jangan kau beratkan langkahku untuk membawa
kenanganmu….

Biarkan aku pergi
ku akhiri sampai disini
biarkan aku mencari
sang sosok pengganti
sebab kau sudah memilih
untuk dia kau termiliki…

Karya: Dhea Frafitchia






Hembusan Rasa


Melihat tawamu,, mendengar senandungmu,,
tanpa sengaja itu kau lukis dipikiranku.. Kau tahu? Aku tak tahu.
Merasa…memang hal biasa.
Merasa yang kurasa,, tapi tanda tanya(?).

Butuh roda waktu yang berputar cepat,, biar Keyakinan tumbuh saat waktu berdetak.
Bimbang memang….rasa, asa, mengalir terus ucapkan namamu…
... Kau sadari? Kau tau? Sama sekali tidak.

Hembusan rasa tiap harinya, memaksaku membawa ke angan indah denganmu,
selalu terpikir. Bahkan di saat sempit sedikit pun…
Kau tau? Kau sadari? tidak kemungkinan.

Dan..

ini belum cinta, ini hembusan rasa.

Karya: Diky Setiawan




Rasa Cinta Terlarang

Ya Allah tolong aku
Hapuskanlah rasa cinta ini
Bunuhlah rasa rindu ini
Yang tak lagi menjadi indah ditiap waktunya
Harapan dan mimpi yang tak mungkin
Akan menjadi nyata untuk selamanya
Untuk terus tumbuh dalam hati
Walau rasa cinta dan rindu takkan bisa hilang
...
Aku berusaha membuka mata hatiku
Aku merasa bahagia saat bertemu denganmu
Tapi ada rasa ngilu di dada
Rasa yang aku sadari sebagai dosa
Membiarkan rasa untuk terus tumbuh subur
Sampai akhirnya seperti bunga liar tanpa makna

Kini aku berusaha melakukan sesuatu
Belajar membuang rasa cinta
Belajar membuang rasa rindu
Belajar untuk tidak mengingatmu
Belajar untuk mengabaikanmu
Belajar untuk membencimu
Belajar untuk tidak menyapamu
Belajar untuk menjauh
Meski rasa rindu dan cinta itu nyata ada
Tapi semua selalu gagal menghilangkannya

Aku sakit harus menahan rasa itu
Aku sakit untuk pura pura tidak perduli
Walau
Berapakali kau sering mengabaikanku
Berapakali kau mengacuhkanku dalam seribu pengecualian
Berapakali kau tak pernah menyapaku
Sebodoh itukah aku
Menahan rasa sakitnya kau berbuat seperti itu
Yang sebenarnya bisa aku untuk menghentikannya

Tolong aku Ya Allah
Peluk aku dalam Maha KasihMu
Untuk melepas belenggu yang mengikat aku
karya: Rere



 Secret Admirer


saat awal kita bertemu tanpa sengaja
saat itupun awal dari cinta ini
memang tak pernah aku ungkapkan
tapi tersimpan di lubuk hatiku
kau tak pernah tau perasaanku
dan kau juga tak tau siapa aku
kau tak kenal aku
... karna aku hanya pengagum rahasia
hanya aku dan diaryku yang tau
bahwa AKU MENGAGUMIMU DAN MENCINTAIMU
setelah kau kenal aku
kau dekati aku
perhatianmu mengundang rasa ini datang lagi
cinta ini seakan terbalaskan
tapi sayang, kau hanya menganggap ini candaanku
kau anggap semua semu
dan itu luka bagiku
kau seperti memberi harapan kosong
aku ingin kau tau
aku mencintaimu sejak awal kita bertemu
bagiku jadi seorang secret adimrer
sungguh menyakitkan
melihat kau bersama orang lain
aku terluka
iri karna tak bisa bersamamu
kini saat kau bersamaku
ingin ku ungkapkan rasa ini
ku takut kehilanganmu
karna ku tau kau akan pergi
jika rasa ini ku ungkapkan
apa kau kan membalas rasa ini ???
ku tak tau
ku tak ingin terluka karnamu
bagiku, biarlah ku simpan saja rasa ini
jika harus terluka karna kau tak bisa
balas cinta ini

by ; Azizatun Nisak “yayang”



ENGKAULAH PUISIKU


ENGKAU HANYA SEDIKIT MENULIS PUISI UNTUKKU
KALAU GAK MAU DIKATAKAN TIDAK PERNAH

AKAN TETAPI SETELAH AKU AMATI
SENYUMANMU ADALAH PUISI
TATAPANMU ADALAH PUISI
JALANMU ADALAH PUISI
... BICARAMU ADALAH PUISI
BAHKAN DOAMU ADALAH PUISI CINTA
YANG ENGKAU SAMPAIKAN PADAKU
TAK PERNAH PUTUS..
TAK PERNAH BERHENTI..

ditulis oleh: zainal fuad







“ketika ku merindukanya”

Disaat ku berjaln mngambil air wudhu
lalu ku tadah kan tangan ku di atas sajadah ku
di saat malam tiba
ku pejam kan mata ku dan berdo’a

ya allah
ku berdo’a pdamu
beriknlah jdoh terbaik untuk ku
... dan prtemu kan kmi di dalm masjid

ku berhrap jdoh drimu
adalh jodoh yang
di ridho oleh mu

Karya : Eka sofiyani




Untukmu, Bintangku


Masih tertinggal bayangmu diingatanku
Dan aku terlalu angkuh tuk akui itu
Hingga rasa ini terus menyala dan terbakar
bersama kepedihanku

Masih terasa hangat genggammu dijemariku
Dan aku slalu menghindar menafikkan rasa
... yang terus membelenggu
Hingga rasa ini terus lukai dan menusuk
jantungku

Masih terlintas bisik cinta ditelingaku
Dan aku pun masih pertahankan egoku
Hingga ku hancurkan sendiri hatiku….. :’(

Kini,Sebelum nafasku terhenti dan tak
mungkin tuk kembali
Sebelum kau memutuskan tuk meniti hati
bersama dengan dirinya yang kau pilih
Ku ingin mengakui
Ku ingin kau sadari
Betapa cinta tak mungkin lagi kubagi ke lain
hati…

karya : Apras



Penantian Ku


Hembusan angin menghempas jiwa,
Perlahan membawa ribuan desiran kata
serasa membeku dan membisu,
Mengunci setiap sudut hati yang kaku,
Hanya kicauan burung setia menemani dengan merdu…
Berharap angin menyampaikan rindu,
Kepada hati yang sedang ku tunggu….
...
Wahai,kekasih pujaan
Dengarkah?
Merasakankah?
Sampaikah?
Suara hati yang memanggilmu
dari kejauhan,
Jarak yang tak mampu menghapusmu
dari ingatan,
Masih mengenangmu dalam kesendirian,
juga kesepian…
Berharap engkau cepat kembali dalam pelukan,
Bersama kita kembali merajut masa depan..

Sejenak ku tautkan doa
di antara rerumputan,
Senantiasa menjagamu
ditengah kesibukan,
Merubah kesedihan menjadi kebahagiaan,
Juga duka yang sempat singgah
ditengah kehidupan…

Karya: Dea Frafitchia



 Bermimpilah – Harapan


Kehidupan itu sulit tuk diprediksi
Rencana yang sudah sedemekian sempurna dibuat,
Terkadaang bisa cacat, kurang atau bahkan hancur berantakan.
Tetapi kehidupan itu butuh mimpi…
Mimpilah yang akan menunjukan arah kehudupan kita.
Walau prediksi mimpi itu belum tentu tepat,
Selagi mimpi itu sempurna maka bermimpilah setinggi mungkin!
... Karena hidupmu berawal dari mimpi
Entah apa hasil dari mimpimu itu,
Yakinlah kamu sudah berusaha untuk perjuangkan mimpi itu!
Dan jadikan perjalanan untuk meraih mimpimu itu sebagai proses!
Proses dimana kamu belajar menjadi bintang diantara banyak bintang.

puisi ini karya: Ali Dafir 1187




Jam Dinding


Ku menoleh ke arah kiri
Ku lihat jam dinding menatapku
Seakan dia berseri
Tersenyum memandang diriku

Diriku yang sedang menangis
Merasakan pahitnya dunia
... Yang telah membuat hati terasa teriris
Merasakan pahitnya cinta

Tapi ku sadar
Diriku tak bisa terus bersandar
Bersandar pada dirinya

Tapi ku harus selalu bersandar
Bersandar kepada Yang Maha Benar
Yang bisa membuat cinta ini ada
Yang bisa mebuat cinta ini tiada



Sunyi Sepi

Dalam diam membangun mimpi
menggoda malam jalanan
menelusuri trotoar sepi tak
terhuni

aku masih tetap bertahan
berteman dengan kedamain
walau jiwa lusu bersemayam
...
sunyi sepi tetap setia menemani
meski langkah tertatih
namun asa tetap menanti
dalam jiwa yang perih..

Karya : Koboy b.



Bila Cinta

Berdiriku dalam letih…
Tertatih menahan perih…
Terpaku pada jiwa yang terpilih…
Bila cinta itu putih…
Mengapa ada yang bersedih
Serpihan rasa berpendar sudah…
Terbelah jiwa luka berdarah…
... Sendiriku menahan resah…
Bila cinta itu indah…
Mengapa ada yang gundah
pedihku tergenggam janji…
Buah sumpah hidup semati…
Pecah hati jiwa terbagi…
Bila cinta itu suci…
Mengapa ada yang tersakiti…
Mengapa ?…

Karya: beck




Rintihan kalbu

Terpenjara dalam luka rindu
membuatku tak mengenalmu
ingin ku menyentuhmu namun tiada dayaku

sampai kapan ku terus begini
mungkin saatnya nanti
hari demi hari terlewati namun tak satupun yg mengerti

... tuhan ku ingin dia
untuk menjadi belahan jiwa
m’fkanlah semua salahku
sesungguhnya ku ingin mendekapmu

Karya : Yuli virginity



Nasehat Kekasih

Dengarlah kekasih…
Jalanan yang penuh liku sudah teramat jauh kita lewati.
Sebaiknya jangan berhenti
dan menyerah,
sebab kelak keringat yang bercucuran dari tubuh kita akan menjelma sebagai anggur.
Percayalah!
Bahwasannya Tuhan sedang menguji kita,supaya terbuka mata kita laksana fajar
... dan hati kita akan kokoh bagaikan gunung-gunung.
Jangan mengeluh,
sebab keluhan yang terus menerus akan membuat hati tersesat.
Bicaralah padaku,sekalipun bukan jalan keluar yang akan kita dapati. Akan tetapi demikian lebih baik untuk kita belajar menjadi manusia dewasa.
Aku tahu,
malam-malam terus mencekik kita dengan kegelisahan. Sementara siang yang diharapkan seolah hanya diam memandang, kemudian
tertawa terbahak-bahak.
Senantiasalah bersamaku,
mari hadapi sejauh mana lemahnya diri kita dan sekuat apa diri kita menghadapinya.

By : Ramadhan al fatih.








Ketika Pasir Berbisik

ketika pasir berbisik
dalam terpaan bayu mengusik
lirih tapi begitu perih
kasihku hampa…
sayangku sia-sia
pengertianku pun seolah tak ada
biarlah…kalau itu kau minta
meski luka aku tetap bahagia
... walaupun pahit pernah kurasa cintamu yang sulit

ketika pasir berbisik
”cintamu takkan pernah terusik”

karya : beck


 Sahabat Sejati

Di kala kesepihan melanda
Engkau datang untuk menghiburku
Di kala hujan tawa menghujaniku
Engkau turut dalam tawa
Selalu ada di sisiku
Di kala duka maupun suka
Dan terus bersamaku
Sampai akhir memisahkan

PUISI INI KARYA:GRASEL



bertahan…


di sebuah penantian
yang sedianya terdapat harapan
tertanam pada manusia yang berjalan
menguntari dunia dengan ujian

namun…
apakah arti tertuliskan
... jika berselimut keegoisan
tak ada tenggang rasa dalam perasaan
yang sepatutnya manusia tidak dibedakan

aku hanyalah seorang yang iri mengutarakan
dan aku adalah seorang ayah yang dilupakan
yang memiliki rasa kasih sayang nan telah diacuhkan

memiliki rindu namun tak terbalaskan
memiliki cinta namun bertepuk sebelah tangan
memiliki asa namun terpupuskan
semua yang bersemi kini berguguran
raga inipun hidup namun tak berjiwakan

demi langit yang bertingkatkan
demi keagungan dan kebesaran Tuhan
demi ketaqwaan ku pada keyakinan
itu semua aku bertahan
hingga sampai kapan…???
kembali ku memohon
sebuah petunjuk selaksana keajaiban

(karya : dian a. noor)




Arti Hidupmu

Begitu panjang jalanan yang kau tempuh
Begitu banyak rintangan yang kau lalui
Rela kau luangkan seluruh waktumu
Rela kau taruhkan untukku semata

Demi tercapainya segala mimpiku
Demi terbaiknya masa depanku

... Maafkanlah bila sampai saat ini
Ku tak mampu lakukan yang kau mau
Ku tak bisa berikan yang kau ingin
Selagi waktu masih ada
Selagi hidup masih panjang
Ku akan jadi apa yang kau harapkan

Kini telah ku sadari, artinya hidupmu
Sempat terlupakan, dalam benakku
Takkan pernah ku ulangi untuk sekian kali
Melupakan jiwamu yang selama ini
Pertaruhkan segalanya dalam hidupku

Ciptaan: Risang Raditya Abisatya




diam membungkam


matahari telah terbenam
asa pun kian memburam
serasa diri yang telah tertanam
yang kini hanya untai menyulam

malam berganti malam
suara hening kembali mencekam
... hanya duduk sendiri ku diam
seraya bertasbih kepada Penguasa Alam
untuk tenangku dan lewati yang suram

seribu untai kata telah terhujam
selaksana doa dan harapan juga ancam
yang bukanlah semata dendam
melainkan rintihnya hati dan lelahnya menyelam
dengan menahannya nafas selaksana sabar bersilam

(karya: dian a. noor)





Pelangi Hati


dulu saat kita bersama,.
lewati masa”,.
masa” yg indah,.
terbentang pelangi di hati,.
tanpa harus menunggu hujan terhenti,.
namun itu tiada lagi,.
kini,..
... cinta kita telah kandas,.
tak tahan atas kebuasan seseorang yg ganas,.
pelangi yg dulu bgitu indah,.
kini t’lah musnah,.
harus secepaat inikah,.?
pupus sudah semua,.
pelangi hati yg dulu pun telah berubah,.
menjadi hujan yg tiada berhenti,.

Puisi ini karya:
Lylies miftachurrohmah








Kembali Bangkit


Mau saja aku melepaskan diri dan kemudian terus berlari
Ikut saja kata hati yang berbisik meracuni
Boleh saja aku terus mencoba melawan diri
Umpama benderang dalam peperangan
Bergejolak semua jiwa
takut dan seram
Karna…
... Harus ada nyawa yang di korbankan
Apalagi yang harus aku katakan??
Hadapi semua dengan kenyataan
Apa yang terjadi jika tak ada cinta?
Kehidupan musnah tak bernyawa
Aku tak akan peduli masalalu
Aku akan melangkah tegak berjalan kehadapan

karya : Imas nurlaela









Masih Mencintaimu

ribuan kenangan kini terbuang sia sia…
semua penantian berujung kepahitan…
haruskah aku bertahan…
haruskah aku menanti…

teringat senyuman itu dalam lamunanku..
masih terlukis jelas garis garis raut wajahmu….
... semua masih tertata rapih dalam memoryku…

mimpi buruk itu menjadi nyata…
kini kamu tlah bersamanya…
tinggalkan ribuan kisah…
dan abaikan jutaan tetesan air mata….

salahkah aku mencintaimu…
dosakah aku memilihmu….
hingga kini aku harus terpuruk dalam penjara cinta….

jika dia memang tercipta untuknya…
tak ada yang dapat ku perbuat…
diam..diam…hanya diam dalam kheningan…
melagkahpun aku ragu..

haruskah aku menantimu….
menanti sebuah keajaiban itu…
menanti sebuah mimpi…..
yang entah akan berujung bagaimana…

semakin tertatih kini jalanku…
air mata kini semakin membanjiri likuk liuk wajahku
tanya dan sesal kini menyelimutiku..

bagaimana mungkin?
seorang malaikat berubah menjadi makhluk yang sangat asing…
bagaimana mungkin?
kesetiaan cinta terbuang sia sia….
bagaimana mungkin?
hati ini dapat menemukan cinta baru,
jika rasa ini masih sulit untuk pudar….

Yuliawanti












Sunyi Tanpa Mu Disini


Kesunyian Menyelimuti
hingga tiba sang fajar menylinapi ku disini masih sendiri
tanpamu yang biasa di hati yang tlah terukir indah
dan terbingkai rapi bersamamu, , ,

adakah di sana kau Rindukan ku
aku disini slalu merindukanmu (…. ….)
... tak terbatas oleh Ruang dan waktu
dan adkah rindu ini mash mampu membelai byangan indah mu dsana
hingga kmulai mnitikkan btran bning airmataku

hari, bulan,tahun kini tlah terganti
namun dirimu masih dihati..
ku tau kau kini bukan milikku
tapi cintaku masih milikmu

yang tlah ku tata rapi dngan syap2 cinta kita
namun sayap2 itu kini tak berarti
hingga tnggal knangan2 rindu brsamamu
kini ku bingkai indah kenangan itu

By Rosal Pribådì Putra





Kpd kau yg tercinta
Kepada kau yang tetap tercantik
Tahu kah kau….. kau tetap menarik
Dengan sikap dan tawa mu yang memang unik
Selalu membuat ku menjadi tertarik

Kepada kau yang tercinta
aku selalu memberi sebuah rasa
Yang tak akan ku berikan sebuh Noda
Dalam cerita kita yang sangat mempesona

Kepada Kau yang Tersayang
tahu kah akan wajah mu selalu terbayang
Disetiap hariku tak akan pernah hilang
dan cintamu membuatku selalu melayang

Kepada kau yang termanis
ada dan menjadi kisah yang terlukis
hidup akan selalu bahagia dan tak akan miris
Dan akan kuberikan cinta tak pernah terkikis

kepada Kau yang Terkasih
ku terbuai dengan sifat mu yang welas asih
ku tahu hati mu memang suci bersih
Rasa cinta ini akan ku jaga terimakasih.









Di Luluhkan Waktu


wanita datang dengan asa
baru sekali ini aku melihat karya indah di mata seorang wanita.
lari aku ingin menggenggamnya.
tapi yang tersisa hanya asap,
membuat mata perih dan dada sesak
hatinya telah hilang di curi
disembunyikan di tempat yang berdingding batu
... matahari seperti berada di balik wajahnya
aku gelap kelam bila tak melihatnya
ada apa denganku.?
menyiksa hati dengan caci.
ribuan ucapan selamat malam akan seperti tetesan air yang akan melubangi dingding batu itu
aku akan duduk terus di sini
menunggu mataharimu berada di balik wajahku
karena waktu yang akan meluluhkanmu.

puisi ini karya : tedi edo hermawan








Menjauh untuk melihat senyummu..


Di atas air ini ku letakkan harapan,
mencoba berlayar menjauh dari smua kejenuhan.
Walau kutahu ini lebih menyakitkan,tapi ini lah yg harus ku jalani..
Perjalanan tanpa henti
tak berharap lambayan tanganmu lagi,,
takkan kumenoleh belakang,
takkan pula aku melangkah mundur.
... aku hanya berharap kelak kau bahagia,
karna sebagian dari lukamu adalah lukaku,
tak perlu kau bertanya kemana kemudi ini kucikar dan ku arahkan.
Jngan kau nantikan lgi untuk aku kembali.,
yang sudah lalu biarlah berlalu.
Dan biarkan perih ini ku nikmati sendiri.

Puisi ini karya; Dedy firdaus






Makhluk Terindah

Matamu…
Menggambarkan keindahan hatimu
Senyummu…
Menunjukkan ketulusan pribadimu
Tak henti aku memujamu dalam setiap hela nafasku
Tak henti aku merapal doa-doa di setiap sujudku
Berharap kesempurnaan itu milikku
Berharap keindahan itu ada di hidupku
... Kesempurnaan dan keindahan makhluk yang tercipta dari tangan Sang Kuasa
Ya Tuhan…
Ijinkanlah makhluk terindahMu menghiasi setiap langkah di hidupku
Menghiasi setiap relung di jiwaku
Dan memberikan arti di setiap mimpi-mimpi indahku

Puisi ini kary







Tiada Berarti


ku mencintaimu,.
ku kan selalu menantimu,.
menanti hadirnya cintamu untukku,.
mungkin ku terlalu mencinta,.
mungkin ku terlalu memaksa,.
sekalipun aku tau,.
kau tak cintaiku,.
... kau tak akan membalas rasaku,.
beribu kisah telah tercipta,.
begitu pula alam semesta,.
menjadi saksinya,.
tentang penantian ku ini,.
penantian yg tiada berarti,.
namun cintaku untukmu tak akan pernah mati,.
hingga waktu terhenti,.

Puisi ini karya :
Lylies miftachurrohmah











Ku Pergi


senja gerimis di tengah sawah
seperti hatiku yang menangis

mataku memang masih putih
hidungku masih coklat
dan mulutku masih tersenyum

... tapi

hatiku abu-abu
hatiku menangis
bak air tumpah dari embernya
pukulan keras itu
menancap di dadaku
melukai seluruh jiwa ini

kata-kata keras
kau lontarkan dihadapanku
menuduhku yang tak benar adanya
apa aku?
bukan kan?

apa-apa
selalu diriku terkena batunya
batu yang sangat berat dan keras

mungkin jika aku pergi
kau akan bahagia..

Puisi ini karya : Lulu Aundhia Allam







Kau

kau.., leburkan hasrat rinduku
melunturlah bersama rintikan itu
juga kenangan masa lalu
agar tak tergores luka dihatiku

meluruh . .
Rinduku padamu

hanyutlah engkau bersama arus
terbanglah engkau bersama angin
... musnahlah engkau bersama waktu

jangan sisakan sedikit kenangan
bawalah seluruhnya yg pernah tersimpan
jangan sisakan untuk ku kenang
bawalah untuk kau buang

jangan ada kenangan yang tersisa
karya: Niah Azzahra







Menyapu jejak luka
Sendiri ku berdiri disini
Di sudut pojok ruang hati
Mencari-dan terus mencari
Tanpa tahu apa yang ingin dicari

Hanya bisa merasakan
mencoba mencari kejujuran
Dalam rasa yang terus bergelora tak berkawan
Atas hati yang terus berkinginan

Tak ada angin berhembus
Membuat peluh mengalir menembus
Membawa sebuah kerinduan yang tak bertepi
Selalu hadir dalam hidup sepi

Biar, biarkan aku menata ruang di hati
Karena tak sedikit inginku atas cinta ini
Menggurat membekas di dalam nurani
Terus berbisik dan menyapa meyakini

Bagai gerimis turun malam hari
Menyapu jejak luka
Membangkit memberi pesona
Atas suatu keinginan diri

Seorang yang kusayangi
Terimakasih ku atas semua ini
Kau telah miminjamkan ku sayap
Biar ku coba terus terbang merayap
Mengantarkan ketulusan cinta yang termiliki

Dalam Perenunganku, Mencoba merasakan cinta




Duhai kekasihku
Duhai Kekasihku …
Aku hanyalah insan lemah
Yang sering berbuat dosa
Pun sering menyesalinya
Namun slalu terulang lagi
Duhai Kekasihku …

Jikalau kamu masih menyisakan waktu
Jika segunung dosa masih membumbung
Adakah ampunanMu kan menyambut?
Tuk menghadirkan cahaya kerinduan

Duhai Kekasihku …
Ingin kuterbang tinggi
Namun satu sayap tak kan mampu menapaki
Adakah sayap lain kan mengantarku
Duhai Kekasihku …
Biarlah diRamadhan ini masih kusendiri
Sekiranya ku masih diberi kesempatan
Menyempurnakan doa yang tertunda
Sampai tiba waktunya tuk melabuhkan hatiku
Aku selalu mencintaimu





Tentang wanita
Di ujung malam kali ini
aku siapkan sebuah anak panah
yang aku rampas dari sang cupid
dan siap aku bidikkan pada seseorang yang disana

seseorang yang telah mengisi ruangan hatiku
seseorang yang telah membuatku maju
seseorang yang selalu aku rindu
seseorang yang telah membantuku

Malam ini kian larut dalam keheningan
dan hawa dingin menyusup ke tulang
setelah senja tadi bermandikan hujan
aku tetap saja menghiasi langit hatiku
dengan sebuah warna dari birunya rindu

duhai wanita yang berhati mulia
ijinkan aku tuk memiliki cintamu
yang akan aku abadikan diatas singgasanaku
reguklah anggur cinta yang kubawa untukmu
yang aku tuang dari cawan kesetiaanku



Cinta
Aku ingin melihat matamu yang indah
simfoni nan syahdu
mengalun melalui lorong hatiku
sukma gemulai mengikuti irama jiwa
segala cerita hanyalah sejahtera
bagi anak bangsanya.

Aku ingin melihat matamu yang indah
sebuah telaga bening yang sejuk airnya
tempat bermain dan berenang-renang
lumut dan batu-batu adalah pembersih jiwa
aroma semesta adalah bunga
yang ada di dalam hati.

Aku ingin melihat matamu yang indah
tempat bersemayam para leluhur yang perkasa
para penakluk serigala durjana
semua kejahatan tunduk bertekuk lutut
dan tak berdaya






Taman cinta
Aku ingin mengajakmu berjalan-jalan
di atas taman yang indah ini.
Lihatlah hangatnya mentari sore
mengintip di balik tirai mega.

Benarlah ungkapan bahwa alam ini diciptakannya
bagi kita yang hidup di dunia.
Dua insan yang mabuk anggur cinta
melihatmu titisan sukma dewa asmara.

Letupan gelora birahi membakar jagat semesta.
Samudera tertinggi badai sunaminya.
Dan aku adalah penguasa lautan itu.
Mabuk di samudera alkohol cinta
menciptakan pandangan
yang indah mempesona.





Sekuntum mawar muda
Jika aku menunggu mekarmu penuh
Akankah harummu mampu kurengkuh
Di sini --menanti, kuncupmu tumbuh
Sembari cemas ini tak jua mau luruh

Di bawah semburat putihmu nan teduh
Anganku mengembara mengkhayal jauh
Sepucuk kata terkulum, akankah jatuh
Di antara desah resah penuh kisruh

O mawar muda nan ayu bersahaja
Dalam panas mentari, elokmu menebarkan makna
Menepiskan duka, menghantarkan bahagia
Menarik segenap alam tuk hening memuja

Bagai bidadari, kau mewujud dalam kembang
Mengalirkan manis madu pada sejuta kumbang
Meski badai bertiup, kau tetap tegak tak tumbang
Ketegaranmu seakan mengapus ragu dan bimbang

Di penghujung musim berselimutkan mega,
Bermain-main engkau dengan angin kelana
Dan sang bayu terus saja nakal nekat menggoda
Malu-malu memuji indahmu, angin berkata

Sepoi-sepoi bercanda di antara kelopak lentik
Semilirnya menitipkan embun sepercik
Sebagai sajak rayuan yang lembut menggelitik
Padamu, mawar muda, O yang teramat cantik

Namun musim ini mesti segera berganti
Mengikuti kemana bintang gemintang menunjuk tinggi
Sang angin pergi, berjanji dalam diam tuk kembali
Meski masa depan tak memberi jawaban pasti

Jauh di sini, aku terus menorehkan rindu
Tentang sekuntum mawar di bawah langit biru
Dan aku hanya bisa menerawang membisu
Sebab waktu tak sedang berpihak padaku

Di suatu masa, saat aku kembali datang
Masihkah kau di sana, di hamparan padang
Tak terpetik, hidup bebas dengan riang
Menghirup cucuran hujan bersama ilalang

Dan jikalau akhirnya takdir kemudian mengijinkan
Kuundang kau ke tanahku di sebrang lautan
Kugenggam benihmu, kubawa pulang dalam hembusan
Kutanam, dan selamanya kurawat di tengah taman


Wahai, apakah itu cinta
Aku memandang nyalang, pada manusia lalu lalang
Kulihat, tanpa sedikitpun segan, mereka menggamitkan jemari tangan
Kata cinta menguar di angkasa, menghayutkan gemawan mega
Mangaburkan keindahan bintang gemintang, panji dan agungnya bentara
Namun di sini, berdiri aku dalam keraguan
Tak mengerti dan terus bertanya :
Apakah segalon cinta lebih manis ketimbang sececap cita?
Dan apakah bahagia terwujudi harus dengan dimiliki?
Dan apakah seorang pangeran hanya dapat menjadi raja,
Pabila mempersandingkan permaisuri di sisinya?

Dan tanya itu menggiringku masuk ke dalam labirin tua
Lorong pekat penuh lembap yang dindingnya berkeropeng dusta
Penuh tipu daya, tiap simpangannya menyesatkan pengelana
Aku ikuti setitik cahya, dan kulihat jawab di ujungnya

Aku bertanya lantang, “Wahai, apakah itu cinta?”
Kulihat sepasang muda-mudi bergelayutan mesra
Sang gadis tertawa mengikik, sang pemuda menggeliat laknat
Sahutnya, cinta adalah hari ini
Yang tergantikan segera oleh hari esok
Dia adalah kesenangan yang berkelindan selalu
Birahi yang terpuaskan, nikmat yang berseliweran
Aku tercenung, dan terus termenung
Jika cinta adalah pesta pora, lalu apa arti cerita Majnun
Cinta baginya adalah kisaran derita
Tetapi Majnun hanya tahu itu cinta, walau dia buta
Oh, betapa takdir cintanya berakhir nestapa

Aku berpaling dari mereka yang mencemooh nakal
Lalu aku pergi menuju ujung lain lorong teka-teki
Kuikuti suara-suara merdu, tawa, dan musik syahdu
Walau gelap pekat, suara itu menuntunku pasti
Dan akhirnya kulihat panggung megah berdiri kokoh
Dipenuhi penyair dan pujangga sepanjang masa

Dadaku serasa bergolak, aku menyeruak dan berteriak, “Wahai apakah itu cinta?”
Seorang pujangga menoleh, berdiri, dan menjawab panggilanku lalu mulai bersyair,
Cinta adalah roman tanpa batas
Inspirasi yang takkan mati; Api yang takkan padam
Yang geloranya membuatmu remuk redam
Tapi, bagai kecanduan, kau akan terus menyesapnya
Membuatmu merasa terbang menuju menuju mentari yang menyala perkasa
Sekali lagi, keraguan menyelinap dan membisik
Mestikah begitu, sebab kulihat nyala sangat redup
Menyambangi jalinan pernikahan yang suci
Gairah sejoli telah berakhir, tapi tidak memupus ikatannya
Tapi mereka masih menyebutnya cinta
Walau madunya telah habis, Sang kumbang masih hinggap di atas kembang

Aku melengos tak puas, dan berjalan tak tahu ke mana
Kususuri lorong berliku, begitu panjang jalanan, begitu terjal undakan
Dan pada satu tangganya, kulihat seorang pengemis renta mengharap derma
Dia berkata, “berikanlah milikmu yang terbaik, dan kusampaikan kebijaksanaanku”
Aku sebenarnya tak ingin percaya, tapi kakiku terlalu letih mencari jawab
Kuulurkan sebongkah batu mirah sembari bertanya, “Wahai, apakah itu cinta?”

Si pengemis diam dalam takzim, dan menjawab,
Cinta adalah menghamba tanpa bertanya
Ketaatan tanpa memerlukan jawaban
Kau memuja, dan menjadikan dirimu budak dengan sukarela
Kata-kata cinta adalah perintah yang tiada terbantah
Aku terpekur dan tak henti berpikir
Jika cinta merupakan penghambaan, lalu apa arti cinta Ilahi?
Dia yang menurunkan hujan, dan lebih agung dari apapun jua
Dia yang memberikan rizki kepada orang paling durjana sekalipun
Dia yang mencintai makhluk-Nya, dan tak memerlukan apapun dari makhluk-Nya

Aku merasa rugi atas permata yang terbuang percuma
Ini bukanlah kebijaksanaan; melainkan kedunguan!
Cinta si pengemis selamanya menjadikan dirinya pengemis
Yang mengiba, meminta, dan mengharap sejumput kasih
Jika ini dinamakan cinta, maka terkutuklah kata cinta!
Aku muak atas pencarian ini, lalu memutuskan keluar
Labirin tua tak lagi mengurungku, dan bau laut seakan memanggilku
Ini adalah aroma kebebasan yang menarik para pemberani
Dan seperti cerita lama, aku berlayar menuju samudera berombak, –sendiri
Angin kencang membantu lajuku, dan kapalku menuju horizon di tapal batas
Mencari dunia baru untuk ditaklukkan
Di ujung dek aku berteriak penuh kegembiraan
Walau kegembiraan itu kadang dibayar oleh rasa hampa di tengah lautan
Oh, tahun-tahun berselang; musim-musim berganti datang
Waktu-penuh-kenangan yang berkandung duka dan suka
Namun, pada suatu hari yang mengejutkan
Badai datang menenggelamkan apa yang tersisa
Aku lihat puing-puing yang karam, dan onggokan
Sementara aku hanyut ditemani tongkang yang terombang-ambing
Entah mengantarkanku ke mana

Di suatu tempat, saat aku membuka mataku
Aku rasai pasir lembut yang harum baunya
Dan riak ombak bermain-main di sekujur tubuhku
Apakah ini tanah orang- orang mati, ataukah aku masih hidup?
Oh, betapa hausnya aku…seteguk air akan mengobatiku
Dan, aku lihat sesosok datang mendekat
Sorot matanya menatapku lekat
Lalu menuangkan seteguk air pada bibirku yang kekeringan sangat
Pandanganku terasa kabur, dan dunia terasa berputar begitu cepat
Aku berharap dia adalah malaikat tak bersayap yang memberikan jawab
Aku merasa maut sebentar lagi menjemput,
Jadi tak ada salahnya bertanya, toh rasa malu akan terbawa lalu
Setelah sekian lama, sekali lagi aku bertanya, “Wahai, apakah itu cinta?”

Dia termangu,dan hanya tersenyum
Untuk menenangkan jiwaku yang sekarat, dia menatapku lembut
Dan kata-kata bagai menetes dari mulutnya
Kata-kata serasa madu yang manisnya teringat selalu, Jawabnya :
Cinta bukanlah benda untuk dimiliki
Tetapi tindakan untuk diperjuangkan
Cinta adalah kebaikan tanpa imbalan
Pernahkah mentari bertanya padamu atas sinarnya yang terang
Dan pernahkah pepohonan meminta jawaban atas keteduhannya
Jika kau memberikan segelas air pada orang asing,
Dan dia tak berhutang padamu apapun
Itulah cinta.
Bagaikan petani, kau menanam benihnya
Lalu orang lain memakan buahnya, menghilangkan rasa laparnya
Tetap ingatlah, cinta adalah pilihan hatimu
Bukan keterpaksaan dari rasa takut
Sebab cinta tidak pernah membuatmu merasa kehilangan
Dia terus membuat hatimu merasa kaya
Namun, sungguh dunia telah tercerai berai,
Dan manusia menjadi tersesat oleh makna cinta
Tergelincir keserakahan, cinta menjadi memabukkan
Untuk memiliki, bukannya memberikan
Untuk menguasai, bukannya mengasihi
Jika cinta tinggallah nafsu diri belaka
Yang tersisa hanyalah kerusakan semata
Tiada peduli sesama; Semuanya mengagungkan diri jua
Orang menamakannya cinta; tapi itu hanyalah dusta

Hari itu, aku tahu
Bahwa perjalananku bukannya berakhir,
Tetapi baru saja dimulai

Lalu aku mengatup mata
Dan mulai mendoa
Untuk satu pilihan kata di hati.




Kekasih rinduku
wahai malam..........
jangan kau redupkan sinar dihatinya
tuk slalu menjadi cahaya cinta dihatiku
ungkap segala gundah dan resah dalam jiwa
mekarkan bunga-bunga kerinduan dalam asmara

wahai sepi.........
jangan kau sembunyikan cintanya dariku
karna yang kuharap besar sayangnya kepadaku
bangunkan rindu yang resah dalam kalbu
usik lamunan di gelap asa yang tak mengaku

wahai dingin........
jangan kau bekukan kerinduan di antara kami
karna dia slalu hadir dalam mimpi-mimpi
getarkan dawai-dawai cinta dalam hati
nyanyikan desir angin di tiap sudut sepi

wahai kekasih......
berikan aku setangkai kelembutan jiwa
tuk mampu ungkap tirai-tirai asa tersisa
sampaikan ungkap jiwa dalam relung-relung rindu
kepadamu..........
wahai kekasih rinduku.......




Setetes air mata
tanpa kusadari
air mataku meneteskan asa
cinta ini memang misteri
tak satupun yang menerti
kcuali, gumpalan hati yang suci
ah... kataku
kutatap atap langitMu
yang mengurung cakrawala
tanpa batas laksana swasa
duh gusti.....
aku nggak ngerti kemana..?
harus kemana kudapati
tembok mengurungku , dan menhimpit
sesak,...dan pengap....
degup jantung kian mengeras dan cepat
secepat hari berganti waktu
waktu berganti tahun
pusing ......



Cubit tanpa asmara
Terukirkan batu…pualam…
Berceritakan…burung terbang…
Seperti….aku melayang dalam sangkar
Sebatas rendah saja aku bertengger

Dahan kayu yang terpotong tanpa cabang
Di sana aku bersimpuh lelah
Tak bisa keluar dari jerembabnya fana
Terkekang tanpa daya…
Amarah pun seraya sirna tanpa seberkas kata

Begitu lenyaplah sudah yang bersemayam di hati…
Tanpa cinta lagi
Aku bernafas…
Tanpa hingar bingar dunia lagi
Aku…menatap lemas
Tanpa berkelana jauh
Aku mencari…
Tak tersisa sekedar puing saja
Haus akan isyarat cinta yang gersang…

Berapa kilo harus didaki tanpa tali…
Melewati tebing curam ditelan oleh panasnya mentari…
Seberapa aku harus percaya pada…bisik cinta…
Yang aku tahu hanya sekedar dusta…

Tak bisa ku lihat…bagian belakang dari kepalaku…
Tak bisa ku julurkan satu tangan untuk melingkar di perutku…
Kedua mataku tak bisa melirik yang ada di lain tempat…
Kecuali sebatas pandanganku…

Hanya yakinku padamu…
Hanya kepekaan dalam batinku…
Hanya rindang dan subur cinta…bersemayam
Tapi aku tak memilikinya lagi…
Lenyap sudah yang ku genggam
Menembus sangkar…
Sangkar ini…membentengiku…
Tak kan bisa kuraih lagi


Kenangan
kenangan . . .
yang teringat hanya canda dan kesedihan
dalam gelap hati aku menangis
mengenangpun tak jadi arti
semua yang telah terjadi
takkan kembali

kenangan . . .
kan tercipta bila kekasih pergi
tuk selamanya
bisikan hati yang tersimpan dalam bayangan telah jadi bintang
kali ini ku takkan biarkan ia terjatuh atau menangis




Jwban waktu
Ragaku yang terduduk dalam lamunku kini
tiada menorehkan senyuman abadi lagi
Hatiku yang telah kau iris dengan luka dalam
hingga tertembus jantung ini kini tiada menangis lagi
Yang terekam manis sekarang hanyalah status palsu yang selalu kujunjung tinggi pada tiap pemerhatiku
Aku tersesat pada hatiku sendiri karena kerelaan akan melepasmu pergi tuk menebus segala dosamu padaku
Namun saat akan ku cari jalan keluar
mengapa terjadi pesimpangan yang tiap artinya berbeda akan hatiku?
Suatau masa depan cerah tanpa dirinya
atau hanya hidup dalam kesalahan yang selalu membekas di hati
Dalam kebimbangan raga dan pikiranku
yang selalu tertuju pada sisi terburuk,
cahaya jalan penerangNya perlahan mulai mampu menerangi jalanku
Walau sampai sekarangpun ku hanya mampu berharap,kini ku hanya bisa menjalankannya sambil menunggu jawaban waktu






Arti hadirmu
Ku tak mengerti tentang perasaanku
Setiap ku melihat mu
Hatiku begitu damai
Rasa tak ingin kulewati
Walau sedikit pun
Apakah rasa ini akan selalu ada
Tetapi aku takut
Jika perasaan ku tak terbalas
Mungkinkah perasaan ku
Akan di balas dengan senyuman
Akupun tak tahu
Mungkin hanya waktu yang bisa menjawabnya




Hati yang terluka
Wahai, hati yang terluka...
Bacakanlah semua itu dalam keharibaanNya...
Dan katakan kepadaNya: semua ini ku pasrahkan kepada Mu...

Untuk orang bodoh yang membuat Dia terluka....
Tidak sepatutnya Kau mendapatkan untaian tabir hati itu...
Dan alangkah tinggi derajat mu, walaupun kau menyakiti...

Wahai, hati yang terluka...
Sekarang torehkan lembaran baru dalam sajak berjudul "Yang Terbaik Bukanlah Dirimu"....
Dan hapuslah coretan merah dalam perjalanan mu itu..
Niscaya esok hari mimpi dan keinginan mu tertata lebih baik...


Akhir cerita
_bintang yang ku tunjuk
cahayanya perlahan berubah kelam
hancur jatuh berantakan
padahal belum sempat ku utaraka sajak-sajak cinta yang tercipta karenanya

_taman langit seolah suram
petang tak benderang tak membuat hatiku berteman.,

_bintang hati telah lebur terganti
namun tiada arti
sajak ku suram tak ada setitik terang

_mungkin inikah akhir cerita cinta di tengah malam terhias purnama menyatu dalam angin melantun pilu

_purnama itu terluka,bercucur air mata di tahan dengan senyum sayup merekat dengan cinta dalam pertemuan di iringi sepatah kata

“ini yang terbaik” bisikmu

_daun menari sendu angin melantun pilu perpisahan memang harus tercipta

_malam merapat pulang
di tengah sesal jalan ku kini terkikis kelam.





Cintaq
Saat pertama kali ku melihatmu
Ku merasakan hadirnya aura cinta
Ku tak tau apa yang sebenarnya terjadi
Ku bagaikan orang yang tak berdaya

Saat ini yang ku rasa
Ku sangat bahagia karma biasa mengenalnya
Ingin rasanya ku memelukmu
Tapi ku sadar, itu tak mungkin terjadi

Karna apa?
Karna engkau sudah milik orang lain

Entah apa yang ada di hati ini
Hati ini menginginkan engkau selalu ada buat ku
Slalu ada di samping ku
Saat ku menangis
Engkaulah yang slalu mengingatkanku
Untuk selalu sabar dan tegar

Ku tau, cinta tak harus memiliki
Karna dengan mengenalmu
Bagiku sudah cukup
Kan ku bawa kau bersama cintaku
Walaupun dirimu jauh dari ku



Kini Kau pergi
Sayang.....
Disaat ku membutuhkanmu
Mengapa engkau tega pergi jauh dariku
Disini ku benar-benar merasa sepi
Benar-benar sendiri

Entah mengapa hatiku selalu gelisah
Ku selalu memikirkan mu
Ku selalu merindukan mu
Tiada lagi yang dapat ku katakan

Ku benar-benar mencintai mu

Kasih... janganlah kau pergi dariku
Ku harap kau bisa mengerti smua isi hatiku
Disini, ditempat ini
Kan ku tunggu kehadiranmu lagi


Surat untuk dinda
Dear Dinda,
kualamatkan rindu padamu
dengan ulin di pojok kiri amplop
juga salam dari almarhum hutan belakang rumah

Dind,
tadi malam rumah kita dikubur orang
ranjang, foto dan selimut kita rusak
belum lagi deru gergaji mesin
melibas meranti tua
lalu dahan kurus dengan berjuta toreh ditebas
paginya kudapati janda kaya meneguk kopi di balkon kondominium

Dind,
sejak itulah aku mengembara
lalu kuingat dongengmu tentang orang luka
yang menggedor langit sepanjang malam
memohon iba
Kini aku benar seperti itu

Dind,
di tengah pengembaraan kutahu debu-debu
telah merenggut kesunyian
lalu nyanyian dara riang
dan pekik rindu sang kekasih
termakan ombak peradaban

Karena itulah Dind,
tiada lagi gadis tersipu
kita bicara dengan teriak
bukan ucapan sopan ajaran sekolah
dan entah berapa banyak lelaki mabuk
bercinta dengan bulan di balik semak

Tahukah kamu, Dind
gara-gara itu malaikat kesal
karena manusia memaksa mengores tinta busuk
di rapor kusam sejak akil balig
karena sungguh cepat mereka kenal dunia
tak tahu paut benar, juga tanda berhenti

Dind, sungguh aku tak habis pikir
kenapa semua itu terjadi
bukankah ada karma, ketika hidup runtuh
bersama terjungkalnya tanah retak
bumi bergetar dan orang khilaf semakin menengadah
ingat kealpaan mendekatkan diri ke neraka
sehingga keturunan manusia
hanya tahu rasa arang dan debu-debuan

Karena itulah Dind,
aku sungguh rindu padamu
rindu akan hidup kemarin
ketika aku dan kamu bermandi cahaya
ketika badak habiskan masa liar
dan harimau jawa mendengkur di balik belukar
dan tidakkah kau dengar ada punai bernyanyi
mengiring tarian pinus seberang gunung

Dind, juga tak rindukah kau
Ketika kabut mengajak kita bermain di kala fajar
Namun belum lama kita bermain
Ibu mentari mengajak kabut pulang
Kita pun menangis
Air mata kita menjadi embun
Menetes pelan ke pucuk dedaunan
Namun ibu mentari sungguh bijak
Segera beliau hapus tangis kita dengan cahyanya

Di ujung rindu
pada Dindaku di bumi yang tak lagi biru
tidakkah kau rindu padaku?



Kmn Kesetiaanmu?
Dimana arti sebuah kesetiaanmu
Janjimu yang pernah kau ucap dulu
Sungguh ku tak menyangka
Kau hianati diriku

Aku adalah orang yang benar-benar menyayangimu
Mencintaimu dengan sepenuh hatiku
Setelah kau tinggalkan ku sendiri
Yang bisa kulakukan hanyalah meratapinya

Tapi kini kusadar
Kau tak pantas untuk ku cintai
Kau begitu mengecewakanku
Begitu menyakitiku

Kan ku hapus semua kenangan kita





Hadirmu
Hari berganti hari
Siang malam ku selalu ingat kamu
Sejak melihatmu
Hidupku begitu bahagia

Entah mengapa bayangan wajahmu
Begitu membuat diriku tak berdaya
Setiap kutatap matamu
Jantungku berdetak sangat cepat

Apa ini cinta?
Atau hanya perasaan sesaat saja?
Entahlah...
Ku tak dapat menjawabnya
Biarlah ini semua berjalan apa adanya




Cintaku pd siapa
Cinta...
Aku datang hanya membawa cinta...
Cinta yg hadir dengan penuh mesra..
Yang ingin dipeluk mu sepenuh jiwa..

Cintaku bukan cinta yg penuh dusta...
Atau cinta yg penuh misteri belaka...
Ataupun cinta yg penuh teka-teki semata...

Cintaku hanya...
Cinta yg hadir dalam lubuk jiwa..
Cinta yg tulus dari dasar hatinya..
Cinta yg lembut penuh kasih sayang..
Cinta yg berisikan mutiara cinta...

Ku ingin kau mengerti cintaku...
Cinta dalam ketulusan jiwaku..
Cinta nan penuh pengorbananku..
Cinta yg hadir hanya untukmu..

Cintaku bukan cinta yg terbeli...
Cinta yg hadir dengan segala materi..
Cintaku tulus sepenuh hati...

Cinta...aku mencintamu Cinta....




Hanya untukmu
Semakin malam ku semakin terlelap oleh larutnya malam...
Semakin malam ku terhanyut ditemani bintang-bintang...
Wajahmu kan slalu hadir disetiap mimpi-mimpiku...
Hingga kini aku heran mengapa ku sangat ingin mengenalmu...

Apakah ini perasaan cinta ?
Apakah ini perasaan suka belaka ?
Yang ku tahu ku tak ingin berpaling darimu...
Perasaan ini semakin lama semakin tak menentu...

Andai kamu bukakan hatimu untukku...
Ku kan slalu menjagamu seumur hidupku...
Bunga mawar walau berduri akan tetap slalu indah...
Kan kujaga cintaku padamu walau kubanyak menderita...

Dirimu kan slalu damba walau kau slalu berpaling dariku...
Kan kujaga rasa cinta ini walau kau tak mencintaiku...
Kan kupupuk rasa ini walau raga ini tlah layu...
Kan slalu kunanti cintamu hingga akhir nafasku...



Cintaq dirimu seorang
Tak kan ada cinta tanpa pengorbanan....
Tak kan ada bahagia tanpa cobaan...
Tak kan ada rindu tanpa perpisahan...
Tak kan ada luka tanpa duka...

Cintaku setulus sang surya slalu menyinari dunia...
Perhatianku kan slalu abadi bagai bintang menemani sang rembulan...
Kukan slalu setia disisimu disetiap malam-malam yang mencekam...
Tulusnya cintaku tak kan dapat diukur bagai dalamnya lautan...

Cinta ini kan slalu abadi tak seperti musim yang slalu silih berganti...
Cinta ini tak kan pernah padam seperti nyala liliin yang akan padam dimakan oleh gelapnya malam...
Cinta ini tak kan pernah pudar seperti goresan tinta yang dimakan oleh waktu...
Cinta ini hanya untukmu,walau kau terlalu sering mencampakanku...

Panasnya gurun pasir takkan melelehkan cintaku padamu...
Terpaan angin topan takkan mengoyahkan cintaku padamu...
Dalamnya lautan samudra tak kan menghanyutkan cintaku padamu...
Rasa cinta ini padamu kan slalu abadi walau raga ini tlah binasa oleh waktu....





Antara shbat dan cinta
kini bibirku tlah beku, tak mampu lagi berucap
mataku tlah terpejam, tak mampu lagi menatapmu
tak sediqitpun keberanianku tuk berhadap denganmu

kau bukan lagi sahabatku yg dulu
sadarkah, sgala yg tlah ku beri slama ni,,
smua itu ku lakukan karena kau sahabatku
namun kau tlah salah mengartikannya

kau fikir ini cinta?? kau salah!!
bagaikan seorang seniman besar
yang tlah berhasil menyelesaikan karya terindahnya
kau pamerkan semua ini pada orang sekitarmu

dengan paras kemenanganmu
kau paparkan bahwa aku mencintaimu
sadarlah,, ini hanyalah rasa persahabatan
bedakan antara sahabat dan cinta

aku hanya seorang teman
yang sekedar ingin menjadi sahabat terbaikmu
namun apa yang kau lakukan
kau hancurkan semua,,

sikap dinginmu yang sengaja kau tunjukkan
sebagai rasa protesmu akan cinta,,
cinta yang sebenarnya tak pernah ada
jauh dalam hatiku,, aku rindu akan dirimu yg dulu




Bayang kepastian
bubar.......
kala senyum merona indah
saat lamunkan bayangmu
henyak kaki mengejutkanku
sejenak dan tak lama

pudar.......
aku berdiri
ku kejar sribu bayang
entah pasti entah ilusi
tak bimbang akan sesal
tak ragu akan tangis
berjalan kesejuta arah
tuk temukan...
bayang kepastianmu

Ada Apa dgn cinta
Seperti bulan lelap tidur di hatiku
Yang berdinding kelam dan kedinginan
Ada apa dengannya?

Meninggalkan hati untuk dicaci
Percaya…sampai darah ke lutut pun
Aku tak percaya

Lalu..rumput tersabit
Sekali ini aku lihat karya surga
Dari mata seorang hawa

Percaya…tak tahu
Ada apa dengan cinta ? dan..aku akan kembali
Untuk mempertanyakan cinta nya
Bukan untuknya,bukan untuk siapa
Tapi untuk ku, karena ku ingin kamu
Itu saja….


Kenapa hrs ada Cinta
hati ini trasa sunyi tanpa nafas cintamu,,
hidup ini sepi tanpa senyuman darimu
diri inisenyap tanpa jiwa kasih mu,,
ruang hatiku gelap tanpa arah tuk melangkah
cinta,,,
mengapa semua harus terjadi???
mengapa disaat terang dunia kalbuku kau berlalu
kau tinggalkan sepenggal dusta dalam rasa,,
cinta..
aku hanya mampu memeluk rasa
memeluk mimpi senja yng kelabu
meniti harapan fajar kelana,,
cinta..
kau buat aku tak yakin untuk melangkah
kau beri aku segenggam luka
mengapa cahaya pelangi menjadi api,,
selamat jalan cinta,,
selamat berbahagia di atas luka ku,,
biarkan kata merangkai hati serupa darah dibalik tirai….






Cintaku Padamu
cinta bagaikan air laut yang mengisi sebagian isi bumi…
memberi banyak kehidupan..
membuat orang ingin tahu..
dan tiap orang pasti mengalami cinta..
cinta itu keikhlasan..
cinta itu kemauan..
cinta itu saling mengerti..
cinta itu indah jika kita bisa menempatkannya pada tempat terbaik dalam hati..
jadikan cinta itu indah dihatimu..
karena cinta bisa seindah yang kau mau
“KASIH AKU MENCINTAIMU”
Dalam segala kurang dan lebihmu
Dalam pintaku pada-NYA terselip namamu yang selalu kurindu
I LOVE U







gerimis tak merindukan danau….
hanya membuat camar termangu…
tak bisa terbang….
tak bisa menangis…
hanya dpt membasahi baju…
berapakali aku ucapkan….???
berapa kali aku harus termangu…???
berapa lama aku harus terdiam 1000 bahasa pada mu…???








aku harap mulai saat nie kamu haruss,
- jaga kesehatan
- istirahat yang cukup
- makan yang banyak
Aku gak mau nanti pada waktunya km,
- sakit
- kurus
- gak bertenaga
malam,…aku gak bisa tidur karena terbayang terus wajahmu..!!!
pagi,…..hari terasa sepi,karena gak ada kamu..
sore…tiba-tiba langit mendung,dan hujanpun turun..ingin sekali aku berteriak memanggil namamu , dan berkata
sayaaa………ank aku saying kamu ……..!!!!!!!!!!!!!!!!









“ku IngiN kau tau diRikU disini Menanti dirimU….”
Bintang yang terang
sinarmu sungguh indah
keindahanmu mengingatkan aku
pada seseorang…………
dimana aku sangat merindukannya
malam yang begitu sunyi……….
mengapa dia tak hadir untuk menemaniku
angin yang berhembs dengan kencang……….
Tuhan sampaikan salam ku padanya
bahwa aku sangat merindukannya
kuingin dia selalu mencintaiku
dimanapun dia melangkah







SETIAP KATAKU ADALAH KATA CINTA PADAMU
DIHATIKU HANYA ADA SATU NAMA YAITU KAMU
SETIAP LANGKAHKU HANYA UNTUKMU
AKU HIDUP UNTUK MENCINTAIMU
DAN AKU MATIPUN AKAN AKU KENANG DIRIMU






S-eandainya
E-ngkau
L-ebih kenal
A-kan diriku
M-aka aku
A-kan
T-ersenyum


M-anis untukmu
A-gar engkau
L-lebih tau
A-ku senantiasa
M-merindukanmu






Jikahati adalah istana,
Cinta adalah singgasana,
Ketulusan ialah mahkota,
Kesetiaan ialah piala terindah
dan senyum seorang kekasih adalah tahta,
Serta kejujuran & kepercayaan adalah pusaka..!






cinta terus berlari,
cinta terus dikejar,
cinta tak berhenti,
cinta melihat kedepan,
cinta tak menengok kebelakang,
cinta berjalan lurus,
cinta tak mengambil jalan belok,
cinta tak pernah lelah mengambil jalan,
sebab cinta melahirkan kekuatan …




Lucu
ada seorang temenku yang naksir kamu
truzzz dia nanyak berapa umur kamu
yahhhh aku jawab
kl’ dliat dari mukanya umur 16th
dari kulitnya umur 17th
dari cra berdandan umur 18 th
dari bicaranya umur 15 th
dari sikapnya umur 17th
dari tubuhnya umur 17th
jadi kl’ semuanya di jumlah
jadinya umur…………………………………..
gila bokkkk
wahhhh prah nee
dri pda kamu penasaran lbih baik aku kasih tahuu
umur…………………………75th